Sumatera
Sumatera adalah pulau Indonesia di Asia Tenggara yang merupakan bagian dari
Kepulauan Sunda. Sumatera memiliki beragam spesies tanaman dan hewan namun telah
kehilangan hampir 50% hutan hujan tropisnya dalam 35 tahun terakhir [perlu
klarifikasi]. Banyak spesies yang kini terancam punah, seperti burung kukuk
sumatera, harimau sumatera, gajah sumatera, badak sumatera, dan orangutan
sumatera. Deforestasi di pulau ini juga mengakibatkan kabut asap musiman yang
serius di negara-negara tetangga, seperti kabut asap di Asia Tenggara pada tahun
2013 yang menyebabkan ketegangan besar antara Indonesia dan negara-negara yang
terkena dampak, Malaysia dan Singapura.
Sumatera pada zaman dahulu dikenal dengan nama Sansekerta Swarnadwīpa ("Pulau
Emas") dan Swarnabhūmi ("Tanah Emas"), karena kandungan emas di
dataran tinggi pulau tersebut. Nama Sumatera pertama kali disebutkan atas nama
Srivijayan Haji (raja) Sumatrabhumi ("Raja tanah Sumatera"), yang
mengirimkan utusan ke Tiongkok pada tahun 1017. Para ahli geografi Arab menyebut
pulau itu sebagai Lamri (Lamuri, Lambri atau Ramni) pada abad kesepuluh hingga
ketiga belas, mengacu pada sebuah kerajaan di dekat Banda Aceh modern yang
merupakan tempat pendaratan pertama para pedagang. Pulau ini juga dikenal dengan
nama lain yaitu Pulau Andalas atau Pulau Percha
Pada akhir abad ke-14 nama Sumatra menjadi populer mengacu pada kerajaan Samudra
Pasai yang sedang naik daun hingga digantikan oleh Kesultanan Aceh. Sultan
Alauddin Shah dari Aceh, dalam suratnya yang ditujukan kepada Ratu Elizabeth I
dari Inggris pada tahun 1602, menyebut dirinya sebagai "raja Aceh dan
Samudra". Kata itu sendiri berasal dari bahasa Sansekerta “Samudra” yang
berarti “berkumpulnya air, laut atau samudra”. Marco Polo menamai kerajaan Samara
atau Samarcha pada akhir abad ke-13, sedangkan penjelajah abad ke-14 Odoric dari
Pordenone menggunakan Sumoltra untuk Samudra. Para penulis Eropa berikutnya
kemudian menggunakan bentuk nama yang serupa untuk seluruh pulau.
Para penulis Eropa pada abad ke-19 menemukan bahwa penduduk asli tidak mempunyai
nama untuk pulau tersebut.
Siap menjelajahi Sumatera?
Temukan keanekaragaman hayati dan keindahan alam Sumatera yang luar biasa melalui tur dan
perjalanan kami yang dirancang dengan cermat.
[Jelajahi Tur](/paket tur)

